There was an error in this gadget

Thursday, May 05, 2016

Perjalanan

2 Mei 2016
Renungan hati 


-Perjalanan-

Sewaktu kecil saya bermimpi ingin menjadi pramugari, dengan dua alasan yaitu: agar bisa mengunjungi banyak tempat dan karena pramugari yang saya temui selalu cantik dan baik.

Namun disaat remaja impian masa kecil saya tergantikan dengan jalan kehidupan yang penuh kejutan. 
Di usia 14 tahun saya memenangkan 3 kompetisi modeling, baik tingkat nasional serta tingkat dunia. 
Semua prestasi tersebut mengubah haluan hidup, dari perjalanan harian dari rumah ke sekolah naik sepeda menjadi perjalanan ke mancanegara. 
Menghabiskan masa remaja di benua Amerika, Asia, dan Eropa. Sungguh ini adalah kejutan yang indah. 

Hidup ini penuh dengan perjalanan yang tak terduga. Seringkali kita berharap agar perjalanan hidup kita seperti impian kita. Namun, ada tangan Tuhan menuntun dan menghantar kita kepada tujuan yang jauh lebih indah.

walaupun disertai tantangan dan rintangan, asal kita percaya campur tangan Tuhan dan melakukan yang terbaik di dalam perjalanan kehidupan pastilah kita akan tiba ditujuan yang lebih baik dari apa yang kita harapkan. 
Apakah engkau percaya bahwa impian Tuhan untukmu lebih indah daripada impianmu sendiri?

Kiranya didalam perjalanan kehidupan ini kita melakukan yang terbaik dan biarlah tangan Tuhan menuntun kita menuju perjalanan indah bersamaNya. 

Doa: Terima kasih Tuhan atas campur tangan Tuhan didalam kehidupanku, didalam setiap langkah kakiku dan setiap impianku kuserahkan didalam tangan Tuhan. Tuntun dan arahkan kemana hendak hidup ini melangkah. Percaya penuh pada Tuhan yang membawaku kepada masa depan yang indah. terima kasih Tuhan, amen. 

Ayat: "Aku tahu, ya TUHAN, bahwa manusia tidak berkuasa untuk menentukan jalannya, dan orang yang berjalan tidak berkuasa untuk menetapkan langkahnya." Yeremia 10:23

Quote: "The Christian experience, from start to finish, is a journey of faith." -Watchman Nee-

Photo and written by: TracyTrinita®

Lebih hijau rumput tetangga

 3 May 2016 

Renungan hati

-Lebih hijau rumput tetangga- 


"Kemarin di Australia, hari ini di Jakarta, besok di Korea dan lusa di Amerika. Kok hidupnya enak banget sih, seperti mimpi."

Seringkali kita melihat rumput tetangga lebih hijau, hidup mereka lebih menyenangkan, penuh dengan kisah indah dan hampir tidak pernah terlihat susah. 

Sedangkan mayoritas dari kita mengalami gelombang masalah silih berganti. Belum lagi rutinitas yang menghampiri dari pagi hingga malam membuat kita jenuh. Liburan yang sesekali dan keletihan yang tiada tara.

Disaat kita memandang keluar jendela, melihat rumput tetangga yang lebih hijau, teriris rasa dihati, salah apa saya? Mengapa hidup saya tidak seindah hidup tetangga? 

Orang jaman dulu sering berkata "masih ada langit diatas langit", yang sekilas artinya masih ada orang yang lebih hebat dari kita. 
Seringkali kita menatap ke atas dan membandingkan hidup kita dengan orang yang lebih berjaya sedangkan banyak orang dibawah garis ekonomi kita, memandang hidup kita sebagai "rumput lebih hijau" daripada "rumput" mereka. 

Kebenaran yang hampir tidak pernah terungkap adalah: setiap orang pasti akan mengalami badai masalah, mengalami kejenuhan, mengalami kesedihan, mengalami putus asa, dan masih banyak lagi hal yang tidak bisa terucapkan dan mungkin tetangga tidak akan pernah tahu. 
Seringkali kita berharap hidup kita seindah mereka, tetapi apakah kita sanggup membayar harga yang mereka bayar? 

Seumpama, untuk setiap orang yang dalam pekerjaannya harus berkelana sepertinya hidup yang hampir sempurna, terlihat indah bukan? Matanya yang terus menerus disegarkan oleh pemandangan yang baru. Namun bila kita selidiki, kita menyadari bahwa dalam perjalanannya ia akan kehilangan banyak momentum dan perayaan, jauh dari keluarga dan sahabat, rumahnya berubah menjadi satu koper pakaian, dan kesepian akan berlahan melanda. 

Panggilan hidup setiap orang adalah sesuai dengan kemampuan dan takarannya. Hanya engkau yang sanggup menjalankan hidupmu. Kita dibentuk oleh setiap peristiwa didalam hidup kita yang akan memampukan kita untuk menjalankan setiap langkah kehidupan ini.
Hidupmu adalah yang terindah untuk engkau tempuh. 
Rawatlah apa yang Tuhan percayakan sehingga rumput ladangmu menjadi yang terindah dipersembahkan kembali kepada Tuhan Sang Maha Pengasih dan Maha Pemberi. 
Kiranya hatimu dipenuhi dengan sukacita dan rasa syukur atas hidupmu, biarlah Tuhan menyegarkan jiwamu. Tuhan memberkati ladang kehidupanmu.

Doa: Tuhan, seringkali saya membandingkan hidup saya dengan orang lain tanpa mengetahui bahwa setiap orang memiliki panggilan hidup masing masing. Ampuni saya dan tuntun saya dalam setiap langkah kehidupan saya.
Mulai saat ini saya akan menjalankan kehidupan saya dengan sebaik baiknya dan menikmati semua pemberian Tuhan. 

Ayat: 
"Percayalah kepada TUHAN dan lakukan yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberi kepadamu apa yang diinginkan hatimu." Mazmur 37

Quote: 
"The grass is greener where you water it". 
-Unknown-



Tuesday, May 03, 2016

Diwaktu sehat


1 Mei 2016
Renungan hati


-Diwaktu sehat- 

Beberapa hari yang lalu saya mendengar sebuah khotbah yang sederhana namun mempunyai makna yang dalam yaitu bahwa didalam hidup ada dua pemberian yang harus dijaga dan digunakan dengan sebaik baiknya yaitu waktu dan kesehatan. 
Saya jadi teringat disaat saya sakit selama 3 minggu Di rumah sakit. Waktu berlalu tanpa ada prestasi, tanpa bisa melakukan apapun selain tutup mata, berdoa, menangis, dan berharap dokter menemukan nama bakteri yang membuat saya sakit dan segera menyembuhkan saya. 
Disaat saya keluar dari rumah sakit, kelegahan dihati membuat saya mulai mengatur hari hari saya dengan lebih baik dan mulai berhati hati dengan apa yang saya makan. Ternyata benar bahwa waktu yang telah berlalu tidak dapat kembali dan tanpa kesehatan yang baik kita tidak bisa menikmati dan mengunakan waktu dengan baik. 
Waktu dan kesehatan adalah dua teman baik untuk meraih impian dan mengunakan hari dengan bijak. Jagalah dan gunakan sebaik baiknya. Tuhan memberkati. 

Doa: Terima kasih Tuhan untuk waktu dan kesehatan yang Engkau beri. Biarlah kami mengunakannya dengan sebaik baiknya dan memuliakan Tuhan dalam segala hal. Kami bersyukur, amen. 

Ayat: Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana." Mazmur 90:12 

Quote: "Health is not valued till sickness comes." Thomas Fuller